KUNJUNGAN STUDI BANDING INSPEKTORAT BMKG KE INSPEKTORAT JENDERAL KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

(Jakarta) Inspektorat Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melakukan studi banding terkait Internal Audit Capability Model  Ke Inspektorat Jenderal Kemendikbud Sebanyak 13 orang dari perwakilan auditor dan staf tata usaha Inspektorat BMKG hadir, termasuk Inspektur Darwahyuniati, SH, MH. Adapun Acara diselenggarakan di ruang sidang III.2 lantai 3 Inspektorat Jenderal Kemendikbud, Senin (20/02).

Pada pertemuan tersbut acara dibuka oleh Irjen Kemendikbud Daryanto dan Ses Itjen Hindun Basri Purba yang memperkenalkan dan memaparkan profil Itjen. Dalam paparannya Ses Itjen Kemendikbud mengatakan salah satu kebijakan pengawasan Itjen Kemendikbud yaitu perwujudan wilayah bebas korupsi, dimana memang merupakan standar dalam penerapan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Pada IACM Inspektorat Jenderal Kemendikbud telah berhasil mencapai level 3, tepatnya 2,79. “Alhamdulillah Bapak Ibu, kami sudah di zona level 3 merujuk standar IACM. Namun masih banyak yang harus kami perbaharui,” ungkap Hindun Basri Purba dalam paparannya di ruang sidang III.2

Di akhir paparannya, beliau mengatakan bahwa di Itjen Kemendikbud tidak membenarkan dalam penerimaan gratifikasi dalam tugas.

Pada sesi berikutnya Irjen Daryanto mengutarakan rasa terimakasih atas kehadiran dari BMKG. “Kami berterimakasih atas kehadiran Bapak Ibu dari BMKG. Ini pasti akan jadi energi baru dalam menjalankan tugas-tugas kami” ucapnya.

“Saya kira, BMKG sangat penting peranannya khususnya dalam memberikan informasi cuaca yang akurat. Tanpa BMKG sulit rasanya pegawai Itjen untuk pergi dinas ke luar kota ketika dinas, karena industri penerbangan sangat memperhatikan laporan cuaca BMKG. Terkait APIP, sudah sepatutnya dan saya yakin, BMKG mampu mendorong dan mengkaji bagaimana APIP kita ini betul-betul semakin kuat” ucap Irjen Daryanto.

Irjen Daryanto juga mengingatkan mengenai telaah sejawat bahwa jangan takut dalam menerima nilai sejawat tersebut.

Inspektur BMKG Darwahyuniati mengatakan bahwa pihaknya akan belajar banyak dari Itjen Kemendikbud dalam rangka mencapai IACM Level 3. “Kami akan berkomunikasi dan belajar banyak dari Itjen Kemdikbud agar dapat segera mencapai target IACM Level 3 di 2019,” kata Inspektur yg menjabat sejak 15 Desember 2015 tersebut.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan rehat makan siang dan dilanjutkan dengan tanya jawab mengenai peningkatan kapabilitas APIP dan program telaah sejawat bersama Inspektur III Muhaswad Dwiyanto dan Kabag Hukum, Tata Laksana, dan Kepegawaian Agam Bayu.

 

Leave a Reply